Kategori: Pojok Literasi

H U J A N

Angin sejuk diiringi butiran air berjatuhan Semua insan berhenti mencari perlindungan Gerimis berganti hujan Rintik air basahi dahan Bersama desah pepohonan Melodi alam pembawa ketenangan   Angin mulai berhembus kencang Kemudian, gelegar petir saling bersahutan Suasana berubah mencekam Tak lama berselang, awan hitam menghilang Membuka cahaya terang benderang Lekuk pelangi telah terpampang   Hujan … […]

MAHKOTA SEMESTA

Mata hatiku terpana Menatap silau cahaya Memancar dari sang mahkota Menghias kepala anak Adam   Bagaikan hujan … Tumbuhkan setiap tanaman Layaknya pelita … Bernyala dalam gulita   Dia adalah tata krama Tak ada yang seindah dirinya Tak satu pun juga yang selembutnya Dia merasuk menjadi jiwa   Tanpanya … Tak terbayang Semesta … Neraka […]

RINDU DATANG LAGI

Di saat seluruh malam telah lelap Dan di saat seluruh kata sedang senyap Aku datang, Datang dengan pinta, Pinta agar rindumu jadi milikku.   Walau dingin setia membayangiku Ku pun setia dengan harapku Berharap rindu ini berbalas indahnya senyummu.   Rindu, apa benar kau sedang di pihakku? Atau hanya bertandang sejenak? Mana yang kau inginkan? […]

Au Revoir

Au Revoir my friends…. jangan lupakan aku…. walaupun aku pergi jauh ke negera lain kalian harus selalu mengingatku dan untuk my pleasure…. jangan lupakan aku juga kalau kangen tinggal VC saja terima kasih…. -Gayatri Tarina Ratna Dewani (Angkatan 2019)

PRODEO

Bejat Itu kata yang paling tepat Untuk penghianatan terhadap rakyat Oleh perilaku korup pejabat   Kemewahan Kebahagiaan Yang mereka rasakan adalah curian Uang rakyat Indonesia Apa kalian rela?   Najis mereka lahap habis Tanpa mau menggubris Nasib rakyat jelata sungguh tragis Prodeo, tempat yang layak bagi mereka Tapi … Apakah benar-benar layak?   Di sana […]

CERMIN

“Rasya… Maafkan Mama dan Papa ya. Maaf… Mama dan Papa tidak bisa bersama lagi. Sayang… kamu sudah dewasa sekarang, kamu bisa memilih dengan siapa. Keputusan ada di…” tut... tut... tut…. Kututup telpon mama yang belum terselesaikan. Perlahan kuremas kertas bertuliskan surat cerai yang ada di tangan kiriku, pikiranku sangatlah kacau sekarang, kutinggalkan ruang keluarga dan […]